Tips

Cara Mengubah Laptop Menjadi Wifi Hotspot

Cara Mengubah Laptop Menjadi WiFi HotspotKamu memiliki lebih dari satu komputer atau perangkat mobile yang ingin terhubung ke Internet? Jika kamu punya koneksi Internet dirumah, kamu bisa membuat Wifi Hotspot sendiri dengan menggunakan Laptop.
WiFi sekarang ini menjadi teknologi yang mudah didapat, dimana hampir semua handphone kelas bisnis sudah memiliki dukungan koneksi WiFi. Nah, jika kamu memiliki laptop, maka kamu bisa dengan mudah melakukan sharing koneksi Internet dengan yang lainnya dengan mengubah laptop menjadi WiFi Hotspot menggunakan software.


Berikut ini cara mengubah laptop menjadi WiFi HotSpot :
  • Download software Connectify.
  • Install Connectify dengan mengikuti langkahnya hingga selesai, lalu restart laptop.
  • Jalankan program Connectify dan sambungkan koneksi internet modem kamu di laptop seperti biasa.
  • Setelah koneksi Internet tersambung dengan baik, lakukan pengaturan pada Connectify seperti dibawah:

Catatan :
  • Hotspot Name : isi nama hotspot kamu.
  • Password : isi password untuk koneksi hotspot kamu.
  • Internet : pilih koneksi internet yang akan kamu share/ bagikan.
  • Share Over : pilih hardware wifi yang terdapat pada laptop kamu.
  • Sharing mode : pilih wi-fi access point.
5.  Dari komputer/laptop client koneksikan wifi ke akses point yang telah kita buat pada langkah sebelumnya.
6.   Masukkan password seperti password pada akses point.

7.   Selesai, kamu bisa langsung browsing di laptop server maupun client.

Hotspot Wifi yang kita buat menggunakan laptop ini juga dapat dimanfaatkan untuk iPad, Android dan perangkat lain yang memiliki fitur Wifi. Selain itu, software ini juga dapat digunakan untuk koneksi Ad-Hoc, jadi antar laptop dapat saling terkoneksi seperti layaknya menggunakan kabel LAN, namun bedanya menggunakan wireless, jadi kamu tidak perlu lagi kabel LAN.


Cara Menyelamatkan Ponsel Yang Terendam Banjir

Cara Menyelamatkan Ponsel yang Terendam BanjirBanjir yang sudah beberapa hari ini melanda ibukota banyak menimbulkan kerugian, salah satunya kerugian harta benda. Saat banjir tiba, kita seringkali lupa untuk menyelamatkan semua harta benda. Nah, kalau ponsel kamu adalah salah satu barang berhargamu yang menjadi korban banjir, silakan coba ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menyelamatkannya.



  • Setelah mengetahui bahwa ponselmu terendam banjir, angkat secepatnya. Jangan biarkan ponselmu terlalu lama di dalam genangan air. Jika ponsel masih menyala, tekan tombol off. Dan apabila ponsel dalam keadaan off, jangan nyalakan ponsel. Ponsel yang dalam posisi off akan meminimalkan potensi korsleting. Meskipun ponsel memiliki casing yang tertutup rapat, namun air bisa saja masuk melalui celah terkecil sekalipun.
    • Keringkan ponsel dengan menggunakan tisu atau kain yang lembut. Lalu lepas casing, baterai, kartu SIM dan kartu memori. Jangan gunakan hair dyer atau kipas angin untuk mengeringkan ponsel. Hal ini dapat mendorong kelembaban di celah-celah komponen ponsel. Jika hal ini terjadi tentunya akan menimbulkan korosi dan oksidasi.
    • Diamkan ponsel di bahan penyerap air. Kamu bisa menggunakan wadah kedap udara yang diisi silica gel. Tapi jika kamu tidak memiliki silica gel, gunakan beras sebagai pilihan alternatif. Rendam ponsel menggunakan bahan-bahan tersebut semalaman. Jika kira-kira ponsel sudah terlalu basah sebelumnya, kamu bisa merendam ponsel lebih lama dari satu malam.
    • Setelah kamu merendam ponselmu di dalam wadah kedap udara bersama silica gel atau beras selama satu malam atau lebih, angkat ponselmu dan pastikan bahwa ponsel benar-benar kering. Setelah kering, kamu bisa memasangkan kembali komponen ponsel yang sudah kamu lepas sebelumnya. Lalu coba nyalakan ponselmu. Apabila ponsel tidak menyala, coba charging ponsel tersebut. Namun jika charging tidak berhasil membuat ponselmu menyala kembali, kemungkinan besar ponselmu rusak dan harus dibawa ke teknisi untuk diperbaiki.

 Tips agar Baterai Smartphone Tidak Cepat Habis dan Rusak

Tips agar Baterai Smartphone Tidak Cepat Habis dan Rusak
Seringkali baterai smartphone rusak atau “bocor” dikarenakan kurangnya perhatian pemilik perangkat untuk merawat baterai. Bahkan bisa saja baterai smartphone meledak seperti kasus-kasus yang sering muncul. Hal ini perlu disadari pengguna smartphone bahwa merawat baterai smartphone adalah hal yang sangat penting. Selain untuk menghindari kerusakan, merawat baterai smartphone juga akan sangat berguna bagi lifetime baterai tersebut. Lifetime baterai akan berpengaruh pada “awet”nya baterai smartphone. Kamu juga tidak perlu sering me-recharge smartphone jika lifetime baterai smartphonemu maksimal.Nah, kali ini Jalantikus akan membagikan tips untuk merawat baterai smartphone. Berikut ini cara-cara yang harus kamu tempuh agar baterai kamu tidak cepat rusak.


  • Jangan simpan baterai atau smartphonemu di suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin. Jadi jangan coba-coba kamu meninggalkan smartphone atau baterainya di dalam mobil/dashboard untuk waktu yang lama pada siang hari. Suhu di atas 40 derajat celcius akan mengurangi performa baterai smartphonemu.
  • Jangan menaruh baterai yang satu dengan yang lain dengan kutub-kutub yang saling berhubungan. Selain itu apabila kamu menyimpan sebuah baterai bersamaan dengan sebuah koin atau benda metal lainnya, baterai akan menjadi pemicu hubungan arus pendek.
Untuk menghemat baterai, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.
  • Matikan GPS yang tidak perlu. Menyalakan GPS terus menerus membuat paket data terus berjalan dan memaksa ponsel terus dalam posisi “bekerja” sehingga baterai pun semakin terkuras.
  • Matikan WiFi dan Bluetooth apabila tidak diperlukan. Sama seperti GPS, hal ini hanya akan membuat smartphone mengkonsumsi daya baterai lebih besar.
  • Rutin mengecek Task Manager, matikan aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan namun tidak perlu. Pengecekan ini harus kamu lakukan secara berkala. Misalnya setiap 1 atau 2 jam sekali.
  • Atur brightness (kecerahan layar) pada tingkat kecil. Selain dapat mengurangi konsumsi baterai, hal ini juga baik untuk mata kamu.
  • Hindari penggunaan widget-widget yang kurang perlu, seperti wallpaper animasi misalnya.
  • Gunakan aplikasi untuk memonitor daya baterai. Aplikasi ini dapat berfungsi untuk mengawasi suhu baterai atau konsumsi daya baterai untuk masing-masing aplikasi pada smartphone kamu.
  • Untuk smartphone yang memiliki fitur airview dan eye gesture, sebaiknya fitur-fitur tersebut dimatikan bila tidak terlalu diperlukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar